Bagaimana Cara Untuk Saling Memahami ???

gambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokgambar rokokkemaren malem temenku main ke kos, rasanya seneng sekali bisa kumpul dengan temen yang telah lama gak ketemu (bukan temen kuliah). tapi satu hal yang membuatku kurang nyaman, kamarku penuh asap rokok. awalnya gak terasa tapi lepas tengah malam, setelah temenku yang perokok tadi pulang, pusing banget rasanya melihat kamar yang penuh dengan asap. sampai-sampai terlintas dalam pikiranku, siapa sih yang harus mengerti, aku yang gak merokok atau dia yang perokok? haruskah saya yang mengalah membiarkan dia dengan rokoknya untuk terus berada disampingku dan membiarkan racun-racun itu dalam diriku? atau dia yang harus mengerti kalo aku yang disampingnya tidak nyaman dengan asap rokok hingga dengan ikhlas mematikan rokoknya. toh ia bisa merokok dilain waktu dan tempat yang bebas dari orang-orang yang tidak merokok. ku coba mereview kembali pengalamn bersama dengan teman-teman kuliahku yang perokok. pengalamanku ini mungkin akan berbeda dengan pengalaman orang lain. jadi tidak bisa di generalisasikan kalo semua perokok punaya sifat seperti yang saya utarakan. teman-temanku yang perokok, saat kerja bareng kebanyakan dari mereka bilang gak bisa berpikir kalo gak sambil merokok, pikirannya buntu atau apalah alasannya. padahal kalo mereka mau berpikir, temannya yang tidak merokok justru gak bisa mikir dan konsentrasi kalo bekerja ditemani asap rokok. yang lebih gila nih, kenyataan bahwa perokok pasif lebih berbahaya dari pada perokok pasif, tidak membuat para perokok mau mengerti terhadap orang-orang yang gak merokok di sampingnya. justru dengan tanpa rasa bersalah mereka bilang: ” dari pada jadi perokok pasif mending kamu ikutan merokok aja. bahaya lho perokok pasif”. apa gak gila tuch. mahasiswa lagi yang bilang, yang bisa dipastikan sangat paham tentang rokok. akhirnya sedikit bisa kusimpulkan ditengah kantukku yang menyerang kalo orang yang tidak merokok lebih sabar dan mengerti orang lain dan terutama bagi yang cowok lebih tahan banting. karena biasanya cowok yang gak merokok dilingkungan perokok harus rela mengorbankan perasaannya ( bisanya sih dibilang banci dan lain-lain).

Linux Semakin Memanjakan Penggunanya

beberapa bulan terakhir ini banyak sekali rilis terbaru dari berbagai distro terkenal seperi Mandriva 2007, Fedora Core 6, openSUSE 10.2, Slackware 11, dan Distro-distro yang lain. sekilas setelah mencoba berbagai rilis terbaru dari distro-distro diatas, selain slackware, saya begitu terkesan terhadap apa yang disuguhkan kepada linuxer, desktop 3D yang menggemaskan dan tool-tool konfigurasi yang kian mudah.
berbicara tentang kemudahan yang di berikan oleh linux membuat saya tidak bisa bayangkan seperti apa linux di masa yang akan datang. kemudahan yang diberikan oleh berbagai distro sangat memungkinkan berbagai kalangan pengguna akan lebih tertari untuk migrasi ke sistem operasi yang legal. namun menurut saya, berbagai kemudahan yang bisa kita nikmati saat ini memberikan dampak yang kurang baik khususnya bagi mahasiswa jurusan ilmu komputer / informatika.
salah satu contohnya adalah tersedianya berbagai tools konfigurasi yang berbasis GUI bisa memanjakan pengguna. para pengguna yang baru mengenal linux saat ini mungkin tidak akan pernah tahu bagaimana konsep mounting yang sebenarnya, setiap kali kita masukkan flashdisk atau CDROM, file-file yang tersimpan didalamnya bisa langsung kita baca. kenyamanan yang yang di berikan sebuah distro bisa saja kelak menjadi sedikit bumerang bila user ingin beralih ke distro yang lain. karena biasanya, tools berbasis GUI yang disediakan oleh sebuah distro berbeda dengan distro yang lain. kenyataan ini akan menghabiskan banyak waktu untuk penyesuaian antar user dengan distro yang baru.
adanya gagasan tentang Linux Standard Base merupakan kabar baik untuk mengurangi kesenjangan antar distro yang ada dan semakin mempermudah pengguna namun sekali lagi mempermalas orang-orang yang mendalami sistem komputer. akankah masa depan linux tak jauh berbeda dengan windows? jawaban saya adalah sangat mungkin dan hampir bisa di pastikan untuk terutama untuk para penikmat komputer.