Pelajaran Malam Ini

Awalnya saya tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, begitu pula hingga saat ini. Tapi dengan pasti, hidup yang saya jalini begitu membekas, terutama hari ini yang membuat saya begitu salut terhadap apa yang saya lakukan.

Hari ini saya belajar banyak tentang recovery data. siapa sangka saya akan menekuni masalah ini semalam suntuk. Bahkan saya pun tidak menyangka akan menggali informasi yang maksimal akan hal ini.

Dalam pengalaman yang akan saya ceritakan, sebelumnya saya mohon maaf bila telah menggunakan software bajakan. Barang kali memang benar setiap sesuatu pasti ada baik dan buruknya. Pembenaran kali?. Kali ini saya lagi beruntung mendapat kebaikan meski lewat jalan yang salah (membajak). Dengan kata lain, saya tersesat ke jalan yang benar.

Bermula kurang lebih dua minggu yang lalu ketika ada teman yang kehilangan data dalam sebuah hardisk 120 GB. Hardisk tersebut jatuh dari atas meja ke lantai hingga mengakibatkan seluruh data yang ada di dalamnya hilang. hardisk kembali seperti layaknya hardisk baru, tanpa partisi sedikitpun.

Menghadapi masalah tersebut yang terlintas dipikiran saya adalah sebuah iklan yang sering saya baca dibeberapa tabloid komputer. Iklan tersebut mempromosikan kursus recovery data yang terformat, terpartisi, terhapus dan lain sebagainya. Pikiran saya saat itu juga mengarah pada beberapa obrolan di milis, kelas, atau entah dimana yang membuat saya percaya bahwa bila hardisk masih <i>terdetect<i> secara hardware oleh BIOS maka data yang berada di dalamnya bisa diselamatkan dengan software recovery. Saya tidak tahu software yang digunakan untuk menyelamatkan data yang hilang. Namun berbekal informasi yang ada, saya datang ke rental CD yang banyak bertebaran di Jogja. Jogja adalah surga bagi pemburu software bajakan. Beberapa teman kuliah yang telah lulus dan menetap di luar jogja biasanya membawa banyak sekali software karena di kota tempat ia tinggal sangat susah mencari rental CD software.

Setelah sampai di Rental CD, saya langsung menanyakan software untuk recovery data dan saya disarankan untuk menggunakan GetDataBack dan GetDataBack NTFS. Dan tidak berapa lama, setelah membayar sewa CD, saya kembali dengan membawa dua software tersebut ke rumah teman yang kehilangan data, menginstallnya (kebetulan ia memiliki dua buah hardisk), dan setelah instalasi selesai saya coba jalankan kemudian saya pergi karena recovery data membutuhkan waktu yang lama dan bila nanti proses recovery selesai teman saya bisa meneruskannya sendiri. Masalah selesai.

Beberapa hari kemudian masalah lain muncul. Teman saya yang tinggal di NAD meminta saya mengirimkan kumpulan driver VGA dan Soundcard yang bisa saya dapatkan di rental CD software. sebelum saya mengirimkan CD yang ia minta, saya tanyakan apa ada CD lain yang ia butuhkan. Ia bilang mungkin saya bisa menyertakan kumpulan software recovery.

Di rental CD saya memborong banyak sekali CD recovery dan kumpulan driver. Saya gandakan masing-masing dua buah untuk koleksi pribadi dan untuk dikirimkan ke NAD. Saya tidak pernah tahu untuk apa koleksi CD recovery dan kumpulan driver yang saya miliki. Jarang sekali saya mendapatkan masalah dengan data atau PC tua yang membutuhkan driver tertentu. Selain itu saya tidak memiliki keinginan untuk menguji berbagai program recovery. Singkatnya, kumpulan CD driver dan recovery tools hanya sebagai koleksi saja. Naif memang, di tengah maraknya kampanye anti software bajakan, saya dan mungkin banyak orang lainnya begitu mudah mendapatkan software-softwere hanya dengan dua ribu rupiah saja.

Seminggu kemudian, saya sudah melupakan koleksi CD saya. Namun teman saya yang dua minggu yang lalu pernah kehilangan data dihardisknya memberitahukan bahwa solusi yang saya berikan untuk mengembalikan data menggunakan GetDataBack tidak bisa mengembalikan seluruh data yang hilang. Akhirnya ia memasrahkan kepada saya agar saya sendiri yang menyelamatkan hardisknya.

Sejujurnya saya belum tahu apa yang mesti kulakukan, yang terpikir hanyalah menggunakan kembali GetDataBack. Siapa tahu kali ini beruntung. Kemudian saya juga teringat kumpulan CD recovery yang sempat terlupakan. Siapa tahu saya bisa dapatkan program GetDataBack yang saya butuhkan atau saya bisa menggunakan software lain yang lebih ampuh.

Saat mencari, tanpa sengaja saya menemukan live CD mini PE, yang berbasis Windows. Saya coba berbagai tools yang tersedia hingga akhirnya seluruh data dapat diselamatkan oleh sebuah tools yang cukup sederhana, “Partition Table Doctor”. Perlu diketahui, saat mencoba berbagai tools yang ada, saya menghabiskan waktu semalam suntuk dan kehilangan data dirhardisk saya sendiri.

Kejadian selama dua minggu ini membuat saya begitu terpesona, setidaknya bagi diri saya sendiri. Bayangkan, andaikata teman saya saya tidak kehilangan data atau tidak meminta saya untuk menyelesaikan masalahnya, mungkin saya tidak pernah bersinggungan dengan recovery data. Dan andai kata teman saya yang lain tidak meminta saya untuk mengirimkan kumpulan CD recovery ke NAD, mungkin saya hanya terpaku pada satu solusi yakni mengambil data yang hilang dengan GetDataBack saja. Tidak dengan yang lain. Andai juga di Jogja sulit mencari software, mungkin juga teman saya akan mengikhlaskan datanya yang hilang tak terselamatkan. Namun dari semua itu, dan ini yang paling penting bagi saya dan semoga tidak pernah lupa akan hal ini, bahwa saya mencoba menyelesaikan masalah orang lain meski saya tidak pernah punya masalah serupa sebelumnya. Andai kata saya cuek seperti biasa, andai saja saya menganggap itu bukan masalah saya, dan andaikan saja saya menolak untuk membantu teman yang kehilangan data dan susahnya mencari kumpulan driver di NAD, mungkin semua itu tidak akan pernah terjadi. Sungguh hal ini merupakan pelajaran yang indah yang diberikan oleh guru terbaik. Namun saya masih takut bila kelak dunia melalaikan saya dengan buaiannya yang menipu yang membuat saya lupa segala pelajaran yang terbaik yang pernah saya dapatkan dari pengalam-pengalaman saya, saya tidak tahu apa yang harus saya perbuat.

3 thoughts on “Pelajaran Malam Ini

  1. ku setuju sama opinimu…..
    hidup adalah belajar…..
    dan aku banyak belajar sama seseorang yang nulis blog ini…….
    dia banyak terlibat sama kesulitanku dan kesulitan temen-temenku
    thanks ya bib….
    nah ni ceritaku:
    ku inget saat ku masih sekolah imut2 dulu………..
    ku banyak didatengi anak2 kecil
    tau ga…ku paling sebel sama yang namanya anak2 kecil
    tapi…………anak2 tu sering banget buntutin aku
    ngikutin aku setiap ku pulang sekolah
    minta ajarin narilah, nyanyilah, ukkkkh rame banget
    ku dongkol, dah cape’ suruh ini itu lagi
    tapi ya kujalani sambil bersungut-sungut,
    nah,,,,,,,sekarang ku kena batunya
    dulu aku belum bisa belajar arti semuanya itu
    ternyata sekarang aku harus belajar jadi guru
    belajar jadi guru sekolah minggu
    belajar jadi guru smp yang anak2nya buandelll minta ampyun
    ku terhenyak, (waduw)
    wah ternyata Tuhan ingetin aku
    terhadap semua yg telah aku perbuat terhadap anak2 itu
    maapin aku ya deek…adek2 kecilku, anak2 tetanggaku
    I am sorry

  2. hikmah adalah mitiara yang tercecer dari seorang hamba.
    beruntunglah mereka yg selalu bisa mengumpulkan hikmah-hikmah yang ada. ok dech bib, u’re akways my best little brother.keep your good habbit. m”vyr yakin, good luck for u dunia akherat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s