Mengertilah! Kalau Kita Bisa Tidak Mengerti Orang Lain

Mungkin jalan hidup seseorang memang berbeda-beda. Setiap orang memiliki hak sendiri untuk menentukan apa yang akan ia perbuat. sebagian orang berpendapat bahwa individu itu sendiri yang menentukan seperti apa masa depannya. sebagian lainnya percaya bahwa manusia hanya bisa berencana, Allah lah yang menentukan. tapi bukankan Allah tidak akan merubah nasib seseorang hingga ia sendiri berusaha secara maksimal untuk merubah nasibnya? jadi secara ekstrim bisa disimpulkan bahwa 90% masa depan kita bisa kita tentukan sendiri.

meski setiap dari kita berhak secara penuh, bukan berarti tidak ada peran orang lain yang mempengaruhi jalan hidup kita. ada banyak faktor yang juga sangat berpengaruh. keluarga, teman, dan lingkungan adalah faktor-faktor yang paling banyak mempengaruhi hidup kita baik. Kadang faktor-faktor tersebut kita sadari pengaruhnya terhadap diri kita, kadang juga kita tidak merasa kalau kita telah dipengaruhi. Tapi bila kita mau, kita bisa memilih dan mencari jalan keluar agar apa yang kita jalani tidak bisa dipengaruhi oleh apapun meski itu sangat sulit dan cenderung tidak mungkin. tapi setidaknya kita bisa meminimalkan pengaruh dari faktor-faktor eksternal tersebut.

Dua paragraf di atas kutulis untuk mencoba memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sendiri yang saat ini sedang bersarang di kepalaku. pertanyaan itu bermula saat saya menanyakan kabar seorang sahabat yang entah bagaimana kabarnya saat ini. kabar yang saya terima membuat saya kaget dan gak habis pikir, kenapa ia mengambil jalan yang menurutku sulit untuk diterima oleh otakku sendiri. saat ini aku bertanya-tanya bagaimana bisa ia putuskan untuk menghentikan kuliahnya dan meneruskan di kota lain. bukan ambil S2, tapi masih S1 dengan jurusan yang sama. Di kampus yang lama, di Jogja, ia tinggal menunggu ujian pendadaran saja dan semuanya beres. Sedangkan bila transfer ke kampus lain tentu saja ia mesti mengambil beberapa mata kuliah sesuai dengan kurikulum di universitas yang baru. selain itu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit pula.

biasanya, jalan pikiran beberapa orang dapat kita mengerti meski tidak sesuai dengan pendapat kita. bahkan kita juga dapat mengerti mengapa seseorang memilih untuk melakukan sesuatu yang sangat tidak kita setujui bahkan kita tentang. tapi saat ini saya baru menyadari, kita sebagai manusia penuh dengan keterbatasan. Kita bisa saja tidak pernah mengerti apa yang dipikirkan orang lain. hal semacam inilah yang berpotensi menimbulkan konflik. ketidakmengertian (baca: kesalahpahaman) akan orang atau kelompok tertentu tanpa di barengi oleh keihlasan menerima perbedaan dapat membuat gejolak yang hebat.

Untuk menghilangkan ketidakmengertian akan orang lain diperlukan komunikasi. komunikasi merupakan wadah untuk bertukar pikiran dan saling menjelaskan seperti apa jalan pikiran masing-masing individu yang terlibat. hingga bila tidak ada satu pendapat yang sama, diharapkan semua orang dapat mengerti kenapa orang lain tidak sependapat dengan kita. bukankah benar bagi kita belum tentu benar bagi orang lain?

kelak suatu saat, bila saya punya kesempatan bertemu dengan sahabat saya yang satu ini, saya akan coba menanyakan kenapa ia melakukan hal tersebut. bila dengan penjelasannnya saya tidak bisa mengerti juga, setidaknya saya bisa sadar kalau jalan hidup kita berbeda-beda. benar bagi kita belum tentu benar bagi orang lain. Biarlah ia tentukan sendiri jalan hidupnya dan begitu pula denganku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s